Gunadarma

Uug

Kamis, 10 November 2016

How to "BERSINAR"

Setiap orang menginginkan ketenaran dan kepopularitasan dalam segala hal atau aspek dalam berkehidupan, layaknya publik figur, dengan gaya selangit serta penampilannya. Tak sedikit mengurangi estetika dalam dirinya, hartanya, bahkan kepribadiannya, semua karena satu hal, yaitu untuk menjadi terkenal, disini saya akan menunjukan bagaimana cara untuk bersinar(terkenal) menurut saya sendiri tentunya.

-          Yang pertama, jagalah diri dari pengaruh buruk luar, jadilah dirimu sendiri, dalam hal positif tentunya
-          Yang kedua, gaul boleh, namun sebagian orang atau bahkan mayoritas orang mengartikan gaul sebagai “nakal”, berlakulah sopan namun jangan terlalu over sopan/ introvert
-          Yang ketiga, tahu kebaikan dan keburukan diri sendiri, bersikap baik dahulu pada diri sendiri, sehingga kamu tahu cara memanfaatkan orang lain dengan baik dan benar


Cukup sekian saran dari saya, selebihnya adalah kekurangan saya. Terima Kasih.

seandainya - vierra Cover


Kadar Bahan Organik Agregat Halus

Kadar Bahan Organik Agregat Halus

Maksud
Percobaan ini dilakukan untuk mengetahui kadar bahan organik yang terkandung dalam agregat halus yang akan digunakan sebagai bahan campuran beton.

Landasan Teori
Agregat halus yang digunakan dalam campuran beton harus memenuhi syarat-syarat tertentu, salah satu syaratnya ialah pasir tidak boleh banyak mengandung bahan organik. Bahan-bahan organik seperti sisa-sisa tanaman (daun), lempung dan lumut yang umumnya banyak tercampur pada pasir alam. Adapun bahan-bahan organik ini berpengaruh negatif pada semen.
Agregat yang digunakan dalam campuran beton sebaiknya dicuci terlebih dahulu untuk mengurangi bahan organik yang terkandung. Kandungan organik yang berlebihan pada suatu agregat akan mempengaruhi kualitas beton yang dihasilkan.

Peralatan
Peralatan yang dibutuhkan dalam percobaan kadar bahan organik agregat halus adalah sebagai berikut:
1.        Botol Organik
2.        Larutan NaOH 3%
3.        Standar Warna
4.        Gelas Ukur
Prosedur Percobaan
Prosedur yang harus dilakukan pada percobaan kadar bahan organik agregat halus adalah sebagai berikut:
1.        Mengambil benda uji (pasir) secukupnya dari lapangan.
2.        Memasukkan pasir kedalam botol organik sebanyak 130 ml.
3.        Menambahkan larutan NaOH 3% hingga 200 ml.
4.        Menutup botol organik, dan mengocoknya selama 10 menit hingga tercampur dengan baik.
5.        Mendiamkan selama 24 jam agar terjadi reaksi sempurna antara larutan NaOH dan bahan organik.


2.5.6.1       Data Percobaan
Data yang kami dapatkan dari percobaan kadar bahan organik agregat halus dapat dilihat pada gambar 2.20.

2.5.6.2       Ketentuan Warna
Perhitungan percobaan kadar bahan organik agregat halus menggunakan cara sebagai berikut:
1.        Membandingkan warna larutan dengan standar warna.
2.        Standar warna No.1 dan No.2 menunjukkan pasir dapat digunakan tanpa dicuci terlebih dahulu.
3.        Standar warna No.3 dan No.4 menunjukkan kandungan bahan organik tinggi sehingga pasir harus dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan untuk campuran beton. Apabila warna larutan sama dengan standar No.5 maka perlu dipertimbangan penggunaanya.


Kamis, 13 Oktober 2016

BAB I PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

BAB I
PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

A.Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan
Perjalanan panjang sejarah indonesia sudah dimulai sejak era sebelum sesudah kemerdekaan dan era perebutan dan memoertahankan kemerdekaan hingga pengisian kemerdekaan yang menimbulkan tuntutan berbeda. Dengan dilandasi dengan jiwa dan tekad Bangsa Indonesia senantiasa tumbuh dan berkembang dan mendorong terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam wadah Nusantara.
            Perjuangan bangsa dapat memecahkan setiap permasalahan dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta bukti keandalannya. Tetapi nilai itu kini surut pada titik kritis seiring adanya globalisasi.
            Kuatnya pengaruh negara-negara maju turut pula mempengaruhi keadaan nasional.
Semangat perjuangan bangsa dalam era globalisasi memerlukan perjuangan non fisik, yaitu melalui pendidikan Kewarganegaraan

B. Kompetensi yang Diharapkan
            Masyarakat dn pemerintah berupaya menjamin kelangsungan hidup kedepannya agar mampu mengantisipasi di masa yang akan datang, serta memiliki pola pikir, sikap, dan perilaku sebagai pola tindak cinta tanah air berdasarkan pancasila demi tetap utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tujuan utama pendidikan Kewarganegaraan  adakah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku cinta tanah air melalui pendidikan agama, ilmu sosial dasar, ilmu budaya dasar, dan ilmu ilmiah dasar dalam komponen kurikulum.
            Setiap warfa negara Republik Indonesia harus menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk menumbuhkan wawasan negara terutama kesadaran bela negara untuk terwujudnya perilaku untuk merasakan konsepsi demokrasi dan HAM untuk kehidupannya sehari-hari.
            MPR menyatakan bahwa pendidikan Nasional yang berakar diarahkan untuk meningkatkan kecerdasan serta martabat bangsa bagi dirinya dan masyarakat disekelilingnga dan meningkatkan kualitas manusia.
            Undang-undang nomor 2 tahun 1989 sistem pendidikan nasional terus ditingkatkan dan dikembangkan di semua pendidikan.
            Kompetensi diartikan sebagai perangkst kecerdasan penuh tanggung jawab untuk berbangsa dan bernegara.
            Pendidikan kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan mental yang cerdas dan bertanggung jawab. Seperti :
1.      Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha Esa serta menghayati nilai-nilai falsafah banga
2.      Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
3.      Rasional, dinamis, dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
4.      Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara.
5.      Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa, dan negara.
Melalui pendidikan kewarganegaraan diharapkan mampu memahami, menganalisa, adan menjawab masalah-masalah yang dihadapi.

C.Pengertian Dan Pemahaman Tentang Bangsa Dan Negara
            Bangsa Indonesa adalah sekelomook yang mempunyai kepentingan yang sama, atau bisa diartikan sabagai suatu perserikatan.

Teori terbentuknya negara
A.      Teori hukum alam (plato dan Aristoteles)
Kondisi alam --> berkembang manusia --> tumbuh negara.
B.      Teori ketuhanan
Segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan, termasuk adanya negara.
C.      Teori perjanjian(thomas Hobbes)
Persatuan untuk mengatasi tantangan untuk kebutuhan bersama.
 Dalam prakteknya, terbentuknya negara dapat pula disebabkan karena :
A.penaklukan
B.peleburan
C.pemiahan diri
D.pendudukan atas negara yang belum ada pemerintahannya

2. Unsur Negara

a.       Konstitutif
Negara meliputi wilayah udara,darat, dan perairan(tidak mutlak), rakyat, dan pemerintahan yang berdaulat.
b.      Deklaratif
Negara mempunyai tujuan dan ikut dalam perhimpunan bagsa-bangsa.

3. Bentuk Negara
                   a. negara Kesatuan
negara kesatuan dengan sesitem sentralisasi, dan desentralisasi.
b.Negara serikat, di dalam negara ada negara yaitu negara bagian.


D.     Negara Dan Warga Negara Dalam Sistem Kenegaraan Di Indonesia
Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional menjadi anggota PBB dan memiliki hak dan kewajiban untuk mensejahterakan hidup dan keamanan lahir dan batin.

1.      Proses Bangsa Yang Menegara
Proses bangsa yang menegara adalah memberikan gambaran terbentuknya bangsa dimana sekelompok manusia merasa bagian dari negaranya. Bangsa yang melaksanakan hubungan dengan penciptanya disebut agama; yang memenuhi kebutuhan hidupnya disebut ekonomi; yang mau berhubungan dengan lingkungannya disebut sosial; yang mau berhubungan dengan kekuasaan disebut politik; yang mau hidup aman dan tenteram disebut pertahanan dan keamanan.
      Terjadinya negara merupakan suatu proses menegara seagai berikut :
a.      Perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia.
b.      Proklamasi atau pintu gerbang kemerdekaan.
c.       Dasar bernegara yaitu, merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Perkembangan teori kenegaraan tentang terjadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu :
a.      Perjuangan Kemerdekaan
b.      Proklamasi
c.       Adanya pemerintahan,wilayah dan bangsa
d.      Pembangunan Negara Indonesia
e.      Negara Indonesia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Kebenaran yang hakiki diawali untuk proses bangsa yang menegara adalah :
a.      Kebenaran yang berasal dari Tuhan pencipta alam semesta.
b.      Kesejarahan
Pendidikan pendahuluan bela negara adalah kesamaan pandangan bagi landasan visional dan konsepsional.

2.      Pemahaman Hak Dan Kewajiban Warga Negara
a.      Hak Warga Negara.
b.      Kewajiban waga negara
c.       Tanggung jawab warga negara
d.      Peran warga negara

E.      Pemahaman Tentang Demokrasi
1.      Konsep Demokrasi
Demokrasi adalah sebuah bentuk kekuasaan dari, oleh, dan untuk rakyat
2.      Bentuk Demokrasi Dalam Pengertian Sistem Pemerintahan Negara
Ada dua bentuk demokrasi dalam pemerintahan negara antara lain :
a.      Pemerintahan Monarki
b.      Pemerintahan Republik
Menurut John Locke kekuasaan pemerintahan negera dipisah menjadi tiga yaitu :
a.      Kekuasaan legislatif
b.      Kekuasaan Eksekutif
c.       Kekuasaan Federatif
Kemudian Montesque menyatakan bahwa harus dibagi tiga yaitu :
a.      Badan Legislatif
b.      Badan Eksekutif
c.       Badan Yudikatif

3.      Klarifikasi sistem pemerintahan
-          Dalam sistem kepartaian
-          Sistem pengisian jabatan
-          Hubungan antar pemegang kekuasaan
Mengenai model sistem pemerintahan negara, ada empat yaitu :
Sistem pemerintahan diktator, patlementer,presidential,campuran

F.Prinsip Dasar Pemerintahan Republik Indonesia
Pancasila merupakan pedoman bangsa Indonesia, beberapa sistem pemerintahan Indonesia saling berhubungan.
      Dalam menjalankan tugasnya, presiden dibantu oleh badan pelaksana Pemerintahan yang berdasarkan tugas dan fungsi dibagi menjadi Departemen,Lembaga, dan Badan Usaha Milik Negara

      Sedangkanpembagian berdasarkan kewilayahan dan tingkat kepemerintahan adalah Pemerintah pusat,wilayah,dan daerah

      Demokrasi indonesia berdasar oleh pancasila. Ini berarti :
1.      Sistem pemerintahan dijiwai oleh pancasila
2.      Demokrasi indonesia adalah transformasi pancasila
3.      Merupakan konsekuensi dari komitmen pancasila
4.      Pelaksanaannya dihayati sesuai dengan nilai-nilai pancasila
5.      Pelaksanaannya merupakan pengamalan pancasila
Ada beberapa rumusan mengenai demokrasi, antara lain :
1.      Demokrasi Indonesia adalah sekaligus demokrasi politik,ekonomi, dan sosial budaya
2.      Menurut Prof.Dr.Hazarin, sh, demokrasi pancasila adalah demokrasi sebagaimana telah dipraktekan oleh bangsa indonesia sejak dulu
3.      Rumusan Sri Soemantri adalah Demokrasi Indonesia adalah kerakyatan yang dipimpin oleh himat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang mengandung semangat ketuhanan yang maha Esa.
4.      Rumusan pramudji yaitu : demokrasi Indonesia adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang ber ketuhanan Yang maha esa, yang berprikemanusiaan yang adil dan beradab
5.      Rumusan sadely menyataka bahwa : Demookrasi Indonesia ialah demokrasi berdasarkan pancasila yang meliputi bidang bidang politik,sosial,dan ekonomi.

Penyelenggaraan kekuasaan adalah rakyat yang membagi kekuasaan menjadi lima yaitu : MPR,DPR,Presiden,mahkamah agung,dan Badan Pemeriksa Keuangan

G.Pemahaman Tentang Hak Asasi Manusia

            Pertimbangan yang terdapat pada perserikatan bangsa bangsa nomor 217 A (III) tanggal 10 desember 1948 yaitu :
1.      menimbang bahwa pengakuan atas martabat yang melekat dan hak yang sama dan tiddak terasingkan dari seua anggota

2.      menimbang bahwa mengabaikan rendak HAM telah mengakibatkan perbuatan bengis

3.      menimbang bahwa HAM perlu dilindungi

4.      Menimbang bahwa persahabatan perlu dianjurkan

5.      Menimbang bahwa negara anggota PBB telah menyatakan penghargaan terhadap hak asasi manusia

6.      Menimbang bahwa negara anggota telah berjanji akan mencapai perbaikan penghargaan umum terhadap pelaksanaan ham dan kebebasaan asas.

7.      Menimbang bahwa pengertian umum terhadap hak hakdan kebebasan sangatlah penting sekali.


H. Kerangka Dasar Kehidupan Nasional Meliputi Keterkaitan antara Falsafah Pancasila UUD 1945, wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional

a.      Konsepsi Hubungan antara Pancasila dan Bangsa
Pancasila menunjukan secara tegas bahwa sila-sila dalam pancasila menjadi falsafah cita-cita bagi bangsa Indonesia.
b.      Pancasila sebagai Landasan Ideal Negara
Cita-cita Indonesia meruapakan kebenaran hakiki yang perlu diwujudkan dalam Pancasila

I.                    Landasan Hubungan UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia

1.      Pancasila sebagai ideologi negara
Pancasila merupakan ideologi negara dan cita-cita yang tercermin dalam Pembukaan UUD 1945.

2.      UUD 1945 seagai landasan konstitusi
Kemerdakaan bukan merupakan keerdekaan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia karena :
a.      Teks priklamasi secara tegas merdeka adalah bangsa, bukan negaranya.
b.      UUD 1945 merupakan landasan konstitusi NKRI

3.      Implementasi konsepsi UUD 1945 sebagai landasan konstitusi
-          Pancasila
-          Penataan
-          Ekonomi
-          Kualitas bangsa
-          Kekuatan pertahanan dan keamanan
4.      Konsepsi pertama tentang Pancasila sebagai cita-cita dan ideologi negara
a.      Kemerdekaan adalah hak segala bangsa
b.      Kehidupan berbangsa dan bernegara harus mendapatkan ridho Allah SWT
c.       Adanya masa depan yang harus diraih
d.      Cita-cita harus diraih melalui wadah NKRI.
5.      Konsepsi UUD 1945 dalam mewadahi perbedaan pendapat dalam masyarakat

Adanya perbedaan dalam paham demokratis tentunya berdasarkan falsafah Pancaisla

6.      Konsepsi UUD 1945 dalam infrastruktur politik
Masyarakat yang menggambarkan ikut menentukan keputusan politik dalam mewujudkan cita-cita bangsa.

J. Perkembangan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara

1.      Situasi NKRI terbagi dalam periode-periode
ancaman yang dihadapi dari dalam maupun luar, langsung maupun tak langsung sejak diproklamasikannya NKRI sejak 1945 hingga 1965 pada orde lama.
      Ancaman non fisik yang dihadapi pada periode orde baru yaitu tahun 1965-1988.
      Tahun 1988 hingga sekarang disebut periode Reformasi, ancamannya ialah arus globalisasi yaitu dengan pendidikan Kewarganegaraan sesuai dengan yang diatur oleh Undang-Undang seperti pemahaman wawasan Nusantara, Ketahan Nasional, Politik dan Strategi Nasional.

      

Minggu, 22 Mei 2016

Harapan

Ku genggam erat harapan dalam tanganku…
Ku coba keras meraih bintang kemilau…harapanku
Didalam lubuk hatiku….
Aku hanya bisa menuliskan dianganku…
Aku menghalangi waktuku sendiri…
Bagaikan menahan ombak didesir pantai..
Ku letakkan benang suci dijalan kesuksesan..
Ku menatap cahaya kuning keemasan didepan mata..
Cahaya yang membuatku semangat..
Motivasi seseorang yang membuatku semangat…
Ah…apa daya aku tak bisa melakukannya
Ku nyalakan kerdip lilin dikelam sunyi
Aku..harus bersemangat dan bangkit
Semoga kelak menjadi orang sukses

Minggu, 15 Mei 2016

Cara mengatasi kegelisahan hati

Hati adalah salah satu anugerah Allah swt yang tidak ternilai harganya bagi manusia. Dengan hati, manusia dapat merasakan suka, duka, bahagia, derita, kecewa, bangga, dan lain-lain. Dengan hati, manusia dapat meraba persaan orang lain. Dengan hati juga manusia dapat membuat kehidupan ini penuh dengan kedamaian dan kasih sayang. Hati adalah keajaiban Sang Pencipta yang senantiasa menuntun manusia pada cahaya, cahaya kebenaran. Pada dasarnya, manusia adalah sesosok makhluk yang paling sering dilanda kecemasan. Ketika seseorang dihadapkan pada suatu masalah, sedangkan dirinya belum atau tidak siap dalam menghadapinya, tentu jiwa dan pikirannya akan menjadi guncang dan perkara tersebut sudahlah menjadi fitrah bagi setiap manusia.
Jangankan kita sebagai manusia biasa, bahkan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam pun pernah mengalami keadaan tersebut pada tahun ke-10 masa kenabiannya. Pada masa yang masyhur dengan ‘amul huzni (tahun duka cita) itu, beliau ditinggal wafat oleh pamannya, Abu Thalib, kemudian dua bulan disusul dengan wafatnya istri yang sangat beliau sayangi, Khadijah bintu Khuwailid.
Ya di maklumi saja jika kita sebagai manusia merasakan kegelisahan, gundah gulana, kecemasan ataupun kekhawatiran.
Hati ini, pada dasarnya telah diciptakan bersih oleh Allah swt bersih dari berbagai macam penyakit. Namun, seiring dengan nafas kehidupan yang terus berhembus dan kian menua dalam rimba kehidupan, perlahan hati pun mulai terkontaminasi, terkotori, dan akhirnya menjadi tempat bersemayamnya berbagai macam penyakit, yang salah satunya adalah penyakit gelisah itu tadi
Gelisah, memang satu penyakit hati yang sangat berbahaya namun hampir tidak pernah dipertimbangkan oleh kebanyakan manusia. Karena, biasanya mereka sudah memiliki cara masing-masing untuk menghilangkan gelisah tersebut. Ada yang menghilangkannya dengan cara-cara yang sesuai atau tidak melanggar syariat, namun banyak pula yang menghilangkan penyakit tersebut dengan cara-cara yang menyimpang dari syariat. Akibatnya, gelisah mereka hilang, dosa pun menerkam.
Allah swt telah menciptakan dan menganugerahkan hati bagi manusia sebagai salah satu perangkat kehidupan yang sangat vital, yang akan membantu melihat dan mendengar seruan Allah swt, yang akan membantunya dapat merasakan apa yang tengah dirasakan oleh orang lain. Namun, kita juga mengetahui bahwa segala sesuatu itu ada, tiada, terjadi, dan tidak terjadi hanya karena Allah swt. Dari sana, kita juga tahu bahwa Allah swt-lah yang telah menciptakan penyakit, dan Allah swt-lah yang memiliki penawarnya. Dan satu-satunya penawar yang paling efektif dan tidak bertentangan dengan syariat Islam untuk menangkal atau mengobati penyakit gelisah adalah dengan cara selalu mengingat Allah swt, sebagaimana telah dikatakan dengan jelas oleh Allah swt di dalam Al Quran, yang artinya:
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar Ra’du : 28)

Dalam keseharian semua orang membutuhkan katenangan hati, dan untuk mendapatkan ketenangan hati bukanlah hal yang mustahil. Allah SWT mengajarkan kepada kita langkah nyata mendapatkan ketenangan hati, yaitu dengan berdzikir, ingatlah, dengan dzikir mengingat Allah hati akan tentram. Sebaliknya, ketika kita jarang ingat kepada Allah,
hati akan kering dan gersang.
Di artikel ini, sedikit akan di dipaparkan bagaimana Cara Islami untuk Menenangkan Hati kita yang sedang dalam keadaan gelisah sesuai Syari’at Islam tentunya. Di antaranya adalah :
1.      Sabar
Hal pertama yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ketika menghadapi cobaan yang tiada henti adalah dengan meneguhkan jiwa dalam bingkai kesabaran. Karena dengan kesabaran itulah seseorang akan lebih bisa menghadapi setiap masalah berat yang mendatanginya.

Allah Ta’ala berfirman:
“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (Qs. Al-Baqarah 153).

Selain menenangkan jiwa, sabar juga dapat menstabilkan kacaunya akal pikiran akibat beratnya beban yang dihadapi. Ujian yang Tuhan berikan kepada kita itu sebenarnya untuk menguji keimanan kita. Jika kita sabar melewai cobaan dan ujian akan meningkatlah level iman kita. Bukankan Allah itu menguji hamba-Nya sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Jika ujian itu datang padanya, berarti Allah yakin kita bisa melewatinya. Allah saja yakin, masa kita Ngga sih…

2.      Adukanlah semua itu kepada Allah
Ketika seseorang menghadapi persoalan yang sangat berat, maka sudah pasti akan mencari sesuatu yang dapat dijadikan tempat mengadu dan mencurahkan isi hati yang telah menjadi beban baginya selama ini. Allah sudah mengingatkan hamba-Nya di dalam ayat yang dibaca setiap muslim minimal 17 kali dalam sehari:

“Hanya kepada-Mulah kami menyembah, dan hanya kepada-Mulah kami meminta pertolongan” (QS. Al Fatihah 5).

Ketika keluhan itu diadukan kepada Sang Maha Pencipta, maka akan meringankan beban berat yang kita derita. Kalo kita curhat sama teman, mukin malah akan membuka aib kita sendiri malah kan????.....
Ok…..
Mukin di antara kalian ada yang lebih milih curhat ma temen. Syukur temen kita bisa bisa dipercaya dan gak menyebar luaskan masalah kita, lha kalo temen kita ember alias gak bisa jaga rahasia, yang ada malah menambah masalah karna aib kita di umbar-umbar. Udah deh…… curhaynta sama Sang Pencipta aja.

Ya......
Mengingat bahwa manusia adalah makhluk yang banyak sekali dalam mengeluh, tentu ketika keluhan itu diadukan kepada Sang Maha Pencipta, maka semua itu akan meringankan beban berat yang selama ini kita derita.
Rasulullah shalallahi alaihi wasallam ketika menghadapi berbagai persoalan pun, maka hal yang akan beliau lakukan adalah mengadu ujian tersebut kepada Allah Ta’ala. Karena hanya Allah lah tempat bergantung bagi setiap makhluk.


3.      Positive thinking
Positive thinking atau berpikir positif, perkara tersebut sangatlah membantu kita untuk mengatasi rasa galau yang sedang kita rasa. Karena dengan berpikir positif, maka segala bentuk-bentuk kesukaran dan beban yang ada dalam diri kita menjadi terobati karena adanya sikap bahwa segala yang maslah yang dihadapi, pastilah mempunyai jalan yang lebih baik dan jalan keluar  yang sudah ditetapkan oleh Allah Ta’ala. Akan selalu ada jalan jika kita percaya kalo Allah swt akan menoong kita. Intinya, kita haarus selalu berfikir positif sama Allah, jangan pernah suudzhon sama Sang pencipta. Ini sejalan dengan firman Allah swta dalam ayat berikut;

“Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Qs Al-Insyirah 5-6).

Ini janji Allah di dalam Al-Qur’an. Akan selallu ada kemudahan di setiap kesulitan. Masih ragu juga sama janji Allah.??????...

4.      Dzikrullah (Mengingat Allah)
Naaaaahhh…
Ini yang paling penting. Orang yang senantiasa mengingat Allah Ta’ala dalam segala hal yang dikerjakan. Tentunya akan menjadikan nilai positif bagi dirinya, terutama dalam jiwanya. Karena dengan mengingat Allah segala persoalan yang dihadapi, maka jiwa akan menghadapinya lebih tenang. Sehingga rasa galau yang ada dalam diri bisa perlahan-perlahan dihilangkan. Dan sudah merupakan janji Allah Ta’ala, bagi siapa saja yang mengingatnya, maka didalam hatinya pastilah terisi dengan ketenteraman-ketenteraman yang tidak bisa didapatkan melainkan hanya dengan mengingat-Nya.
Satu hal yang harus diingat adalah, untuk dapat selalu mengingat Allah swt dan berhasil menghapus atau menangkal rasa gelisah, dzikir tidak hanya dilakukan sebatas ucapan lisan dan atau hati saja. Dzikir kepada Allah swt merupakan rangkaian aktivitas yang melibatkan segenap hati, lisan, dan juga perbuatan. Tanpa bersatunya ketiga aspek tersebut, maka sulit pula atau bahkan tidak mungkin bagi hati kita untuk bersatu dengan Allah swt.

5.      Sholat
Sholat yang merupakan ibadah paling utama bagi umat muslim juga merupakan salah satu sarana penangkal dan penawar berbagai macam penyakit hati yang bersarang di dalam dada manusia. Jelas saja, sholat merupakan ibadah yang totalitas hanya mengingat kepada Allah swt, yang secara total juga hanya diisi dengan kalimat-kalimat dzikrullah, ayat-ayat Allah swt.
Allah berfirman :

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang , gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.” (QS.Az Zumar : 23)

Sholat merupakan aktivitas komunikasi langsung dengan Allah swt, Zat yang menggenggam dan menguasai segala hati, yang menciptakan penyakit dan yang menyembuhkannya tanpa rasa sakit. Jika seseorang telah terhubung dan berkomunikasi dengan Allah swt secara langsung dalam sholat yang khusyuk, maka mustahil baginya terserang penyakit gelisah. Karena gelisah menyerang hati, dan Allah swt-lah yang menggenggam dan menguasai segala hati.

Bersabar, mengadu kepada Allah, berpikir positif, Dzikrullah, dan sholat adalah solusi segala persoalan, termasuk masalah penyakit hati termasuk rasa gelisa, resah, gundah, gulana, galau ato papun itu.

Sebagaimana firman-Nya:

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram” (Qs Ar-Ra’du 28).

Berbeda dengan orang-orang yang lalai kepada Allah, yang di mana jiwa-jiwa mereka hanya terisi dengan rasa kegelisahan, galau, serta kecemasan semata. Tanpa ada sama sekali yang bisa menenangkan jiwa-Nya.
Tentunya, sesudah mengetahui tentang faktor-faktor yang dapat mengatasi persoalan galau, maka jadilah orang yang selalu dekat kepada Allah Ta’ala. Bersabar, berpikir positif, mengingat Allah, serta mengadukan semua persoalan kepada-Nya merupakan kunci dari segala persoalan yang sedang dihadapi. Maka dari itu, Janganlah galau, karena sesungguhnya Allah bersama kita.


TIPS MENGATASI TEKANAN PERASAAN
Terakhir, sedikit admin beri tambahan mengenai Tips Mengatasi Tekanan Perasaan akibat rasa cemas, resah, gelisah, galau, gundah, gulana dan sejenisnya, diantaranya adalah:

1.      Bawa-bawalah bertenang
Bila kita menyarankan seseorang supaya bertenang apabila dia marah, gelisah, sedih dan sebagainya, pernahkah kita terfikir untuk mengajak atau mengajar cara-cara untuk memenangkan diri?
Apa yang selalu saya praktikkan bila saya ingin menenangkan diri sendiri, saya akan tarik nafas dalam-dalam, dan lepaskan perlahan-lahan. Bagi yang beragama Islam, dianjurkan untuk beristighfar saat melepaskan nafas, bacalah “astagfirullah hal ‘aziim al-lazi laa ila ha illa huwal hayyul qayyum wa atuubu ilaik” dan pusatkan fikiran bahwa kita sedang memohon ampun daripada Allah. Insya Allah, biasanya jika diulang sebanyak 7 kali, anda akan kembali tenang.

2.      Biasakan diri berada dalam keadaan suci dari najis (Menjaga Wudhu)
     Jiwa kita akan menjadi tenang jika membiasakan diri mengambil wudu sebelum melakukan pekerjaan. Kerja yang susah akan menjadi senang dan mudah diselesaikan. Para pelajar misalnya, disarankan agar membiasakan diri mengambil wuduk sebelum memulai pelajaran agar apa yang dibaca akan mudah diingati. Dan akan mudah diingat nantinya.

3.      Membaca al-Quran, zikir dan selawat
Jadikanlah al-Quran sebagai teman paling akrab pada sepanjang waktu. Sesungguhnya ayat Al-Quran adalah penenang jiwa yang paling mujarab. Selain itu kita juga harus senantiasa berzikir dan berselawat agar hati sentiasa tenang dan tidak gusar. Kita perlu yakin bahawa walau bagaimana hebat tekanan yang kita alami, pertolongan Allah SWT tetap ada. Kerana settrlah ada kesempitan pasti ada kelegaan dan selepas kepayahan pasti ada kesenangan.

4.      Cintai diri sendiri
“Cintailah diri kamu sendiri sebelum kamu mencintai diri orang lain.” Jelas daripada maksud sepotong hadis ini, kita dapat memahami bahawa kita perlu mencintai diri sendiri terlebih dahulu berbanding orang lain.

5.      Perbanyak menjalankan Sholat-sholat Sunnah
Sebagai makhluk paling mulia di sisi Allah, kita dituntut membanyakkan amal ibadak kita sehari-hari. Diantaranya, dengan mendirikan solat sunat. Seperti Solat sunat dhuha, solat sunat hajat, solat sunat taubat, solat sunat tasbih, solat sunat tahajud dan sebagainya. Biasakan bangun pada sepertiga malam dan mendirikan solat-solat sunat tersebut agar kita peroleh ketenangan dan kekuatan daripada Allah.

6.      Selalu berdoa kepada Allah SWT
Allah telah berpesan yaitu jangan menyembah selain daripada-Nya. Ini berarti bahwa kita dituntut berdoa hanya kepada Allah yang Maha Esa dan dilakukan secara rutin.

7.      Bersangka baik dengan Allah SWT
Kita sebagai manusia tidak akan terlepas dari ujian dalam hidup. Semuanya itu adalah ujian daripada Allah bertujuan menguji keimanan kita sebagai hamba-Nya. Oleh itu, kita wajib bersangka baik dengan Allah dan janganlah menyalahkan takdir-Nya jika terjadi sesuatu terhadap diri kita. Kita juga harus percaya bahawa akan ada hikmah di sebalik musibah yag menimpa kita.

8.      Mengurus masa dengan baik
Jangan rakus untuk menghabiskan semua kerja dalam satu waktu. Kerjakan semaksimal mungkin pekerjaan kita.

9.      Berhubung dengan keluarga, saudara, dan tetangga
Sejatinya, manusia adalah mahluk social, yang selalu membutuhkan orang lain. Tidak akan mungkin manusia itu dapat hidup sendiri tanpa adanya orang lain, termasuk keluarga, tetangga dan orang-orang sekitar. Sudah barang pasti mereka akan saling membutuhkan satu sama lain.

10.  Lakukan aktivitas di luar rumah
Banyak yang bilang bahawa di dalam badan yang cerdas akan membentuk otak yang cergas. Segala tekanan sewaktu belajar atau bekerja akan dilupakan apabila kita melakukan aktiviti-aktiviti fizikal yang dapat menyihatkan tubuh badan seperti berolahraga. Jangan duduk diam dan berkurung dalam rumah sambil mendengarkan atau lagu-lagu sedih yang menyayatkan jiwa hati, ini hanya menambahkan sebak di dada.

11.  Aktiviti bersama alam
Sentiasa memelihara hubungan dengan alam. Anugerah alam ciptaan Allah SWT berupaya menenangkan, menyemai iman dan penawar bagi manusia. Biasakan berkebun, menanam dan menjaga pohon bunga bukan sahaja menyehatkan malah akan membantu memupuk diri memelihara alam.

12.  Menangis dengan sepuas hati
Jika dengan menangis hati kita akan tenang, keluarkan saja airmata mu itu. Jangan ditahan. Akan sedikit muncul ketenagan saat kita sudah bisa mengeluarkan air mata saat menahan perasaan yang ada dalam diri kita.

13.  Hargai Potensi diri sendiri
Kembangkan kemampuan yang kita miliki, jangan di simpan saja atau dipendam kemampuan itu jika memang itu baik untuk diri kita dan masyarakat.

14.   Fokus kepada warna yang menenangkan
Penelitian membuktikan bahawa warna memberi kesan kepada perasaan kita. Warna merah terang, oren dan kuning memberikan kita tenaga. Kombinasi warna merah dan kuning menyebabkan darah kita mengalir dan menaikkan suhu badan. Biru dan hijau memberi kesan menyejukkan dan menenangkan. Anda pasti bisa mengenalpasti warna dengan cara anda sendiri untuk mengubah perasaan yang anda inginkan.

15.  Hirup aroma yang menyenangkan dan menenagkan
Minyak aromaterapi dengan aroma lavender terkenal dengan aroma menenangkan. Anda boleh cuba hangatkan minyak aromaterapi dengan aroma lavender atau bau apa saja yang kalian gemari.
16.  Indari keributan
Bunyi boleh memberi kesan kepada perasaan kita. Kita dilahirkan dengan perasaan yang tidak selesa kepada keributan. Keributan juga bisa memberi tekanan dalam diri. Ia juga bisa menaikkan tekanan darah, mempercepatkan detak jantung dan memberi kesan psikologi yang lain. Walau bagaimanapun tidak semua bunyi memberi kesan buruk. Musik contohnya bisa memberi kesan yang baik kepada perasaan dan kesihatan diri kita. Terutama music yang bernuansa Islam.

Minggu, 08 Mei 2016

Sikap

Dikisahkan, sebuah keluarga mempunyai anak semata wayang. Ayah dan ibu sibuk bekerja dan cenderung memanjakan si anak dengan berbagai fasilitas. Hal tersebut membuat si anak tumbuh menjadi anak yang manja, malas, dan pandai berdalih untuk menghindari segala macam tanggung jawab.
 
Setiap kali si ibu menyuruh membersihkan kamar atau sepatunya sendiri, ia dengan segera menjawab, "Aaaah Ibu. Kan ada si bibi yang bisa mengerjakan semua itu. Lagian, untuk apa dibersihkan, toh nanti kotor lagi." Demikian pula jika diminta untuk membantu membersihkan rumah atau tugas lain saat si pembantu pulang, anak itu selalu berdalih dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal.
 
Ayah dan ibu sangat kecewa dan sedih melihat kelakuan anak tunggal mereka. Walaupun tahu bahwa seringnya memanjakan anaklah yang menjadi penyebab sang anak berbuat demikian. Mereka pun kemudian berpikir keras, bagaimana cara merubah sikap si anak? Mereka pun berniat memberi pelajaran kepada anak tersebut.
 
Suatu hari, atas kesepakatan bersama, uang saku yang rutin diterima setiap hari, pagi itu tidak diberikan. Si anak pun segera protes dengan kata-kata kasar, "Mengapa Papa tidak memberiku uang saku? Mau aku mati kelaparan di sekolah ya?"
Sambil tersenyum si ayah menjawab, "Untuk apa uang saku, toh nanti habis lagi?"
 
Demikian pula saat sarapan pagi, dia duduk di meja makan tetapi tidak ada makanan yang tersedia. Anak itu pun kembali berteriak protes, "Ma, lapar nih. Mana makanannya? Aku buru-buru mau ke sekolah."
"Untuk apa makan? Toh nanti lapar lagi?" jawab si ibu tenang.
 
Sambil kebingungan, si anak berangkat ke sekolah tanpa bekal uang dan perut kosong. Seharian di sekolah, dia merasa tersiksa, tidak bisa berkonsentrasi karena lapar dan jengkel. Dia merasa kalau orangtuanya sekarang sudah tidak lagi menyayanginya.
 
Pada malam hari, sambil menyiapkan makan malam, sang ibu berkata, "Anakku. Saat akan makan, kita harus menyiapkan makanan di dapur. Setelah itu, ada tanggung jawab untuk membersihkan perlengkapan kotor. Tidak ada alasan untuk tidak mengerjakannya dan akan terus begitu selama kita harus makan untuk kelangsungan hidup. Sekarang makan, besok juga makan lagi. Hari ini mandi, nanti kotor, dan harus juga mandi lagi. Hidup adalah rangkaian tanggung jawab, setiap hari harus mengulangi hal-hal baik. Jangan berdalih, tidak mau melakukan ini itu karena dorongan kemalasan kamu. Ibu harap kamu mengerti."
Si anak menganggukkan kepala, "Ya Ayah-Ibu, saya mulai mengerti. Saya juga berjanji untuk tidak akan mengulangi lagi."

Minggu, 01 Mei 2016

Masa lalu, masa kini, dan masa depan

Masa lalu = kenangan dan pembelajaran
masa depan = harapan dan misteri
itu adalah  2 kata yang menggambarkan masa lalu dan masa depan, menurut saya. Bagaimana dengan masa kini? masa kini adalah “perjuangan” untuk esok yang lebih membahagiakan.
Ada hal di masa lalu yang sebaiknya tidak dibawa saat ini, ditinggalkan, bila hal lalu itu baik maka cukup tengok sekali bila ingin tersenyum, bila masa lalu itu buruk maka tak perlulah berfikir untuk meliriknya.
Masa lalu yang menjadikan kita seperti sekarang, menjadikan kita menjadi manusia yang sepantasnya mensyukuri masa kini yang masih diberi. Untuk apa menyesal?
Bila masa lalu itu punya cerita yang lain, maka kita juga tidak akan menjadi seperti sekarang. Kalau kita menyesali masa lalu, berarti kita menyesali masa kini, lalu apa kita masih punya harapan di masa mendatang? Rasanya tidak..
Masa depan itu belum pasti, itu berarti ada banyak kemungkinan. Dan saat ini adalah momentum yang tepat untuk memilih jalan masa depan yang seperti apa yang kita inginkan. Bila ternyata kita memilih A dan di masa mendatang Allah berkehendak bukan A.  Maka, Allah adalah sebaik-baiknya Penentu. Saya percaya qadha dan qadar. Banyak hal yang bisa diusahan saat ini, namun Allah punya takdir sendiri untuk kita. Dan usaha kita saat ini membawa kita pada takdir kita nanti. Saya berpendapat bahwa banyak hal yang bisa diusahakan untuk dirubah kecuali datangnya kematian. Bila tidak puas dengan hidup saat ini, ada yang salah, merasa bahwa hidup saat ini bukan yang seperti diharapkan, maka berubahlah selama itu mendatangkan kebaikan. Walaupun kadang perubahan adalah sesuatu yang menyakitkan pada awalnya.
Lalu hidup saat ini adalah apa yang kita usahakan di masa lalu. Apa yang terjadi sekarang juga telah ditulisan oleh Allah untuk kita. Entah, kita tak tahu skenario apalagi yang akan Allah tuliskan pada kita esok, di masa mendatang. Saat ini kita hanya bisa berusaha yang terbaik, memperbaiki diri lagi, memantaskan diri lagi, atau yang paling minimal bertahan. Belajar dari masa lalu, belajar dari kesalahan yang pernah dibuat, dan jangan mengulanginya lagi agar tidak jatuh di lubang yang sama.  Belajar dari masalah, masalah itu seperti batu kerikil di perjalanan, kadang kita justru tersandung oleh kerikil kecil, bukan batu yang besar. Memang benar, masalah itu datang untuk diselesaikan, sampai kita ketemu jalan keluar. Jalan keluar itu kita gunakan untuk menghadapi kerikil-kerikil dan batu-batu yang lain selama perjalanan. Saya selalu berfikir bahwa bila masalah sekarang adalah batu seukuran telapak tangan, maka pastilah ada batu yang ukurannya lebih besar. Jadi sebaiknya menyiapkan diri untuk mencari amunisi agar batu itu pecah sebelum kita di depannya/sebelum kita akan melewatinya. Bagaimana jika kita tidak bisa menyelesaikan masalah itu? Ingat Allah tidak akan memberi masalah bila tidak ada jalan keluarnya, dan bila Allah memberi ujian pada hambaNya, maka sesungguhnya ia mampu menuntaskannya.
Yah, hidup itu tidak mudah, tapi juga tidak sesulit itu , kata Pak Mario Teguh.. Super sekali kan?
Perjuangan hidup ini masih berlanjut, sampai Allah Sang Pemberi Kehidupan menyatakan bahwa perjuangan kita usai.
Selamat berjuang, untuk diriku, anakku, saudara-saudaraku muslimin dan muslimat:).            from : https://purple7rhapsody.wordpress.com/2013/05/23/masa-lalu-masa-kini-dan-masa-depan/