Gunadarma

Uug

Jumat, 29 September 2017

Perencanaa Luas Areal Irigasi pada Bendung Gerak Sembayat Sungai Bengawan Solo

BAB I

PENDAHULUAN


1.1              Latar Belakang

Teknik Sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari cara untuk membangun, mengelola, dan memelihara suatu bangunan yang akan bermanfaat untuk kemaslahatan hidup manusia.

            Pada salah satu ilmu bidang ilmu teknik sipil yaitu teknik hidro, lebih menekankan tentang permasalahan di lingkungan perairan seperti permasalahan-permasalahan pada sungai Bengawan Solo. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang merupakan instansi pemerintahyang bergerak di bidang ini, yaitu teknik hidro dibawah naungan kementrian pekerjaan umum republik Indonesia. Mereka bertugas untuk mengelola dan memelihara infrastruktur yang ada di sekitar sungai Bengawan Solo.
            Seiring berjalanya waktu telah terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun finansial pada bangunan yang telah ada. Dalam peristiwa sekarang ini Balai Besar Sungai Bengawan Solo membuat bendung gerak Sembayat yang berlokasi di Desa Sidomukti, kecamatan Bungah, kabupaten Gresik, propinsi Jawa Timur. Pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah Gresik sangatlah mendesak, wilayah gresik merupakan wilayah yang memiliki intesitas hujan yang rendah oleh karena itu pembangunan bendung gerak sembayat sangatlah dibutuhkan. Tujuan utama dari pembuatan bendung tersebut adalah untuk area irigasi di daerah tersebut. Bendung mampu menampung debit air sungai bengawan solo sebesar 7,102 m3 . Debit air yang mengalir pada saluran irigasi adalah 1,543 m3 /s untuk luas area sawah sebesar 632 Ha.

1.2              Rumusan Masalah
Bendung gerak Sembayat befungsi untuk pengarian irigasi untuk kebutuhan tanaman di sekitarnya. Berikut adalah perumusan masalah pada saluran irigasi :
1.       Debit maksimum irigasi
2.       Kebutuhan air pada tanaman
3.       Luas area yang akan dialiri
4.       Perencanaan pola tanam

1.3              Batasan Masalah
Batasan masalah pada area irigasi adalah
1.       Kegiatan penulisan laporan menggunakan kriteria KP 01 – KP 07 dan menggunakan rumus Pennman pada perhitungan kebutuhan air pada jaringan irigasi.
2.       Tidak membahas analisis dampak lingkungan dan menghitung RAB.
3.       Perencanaan luas areal irigasi optimal menghitung pola tata tanam dan debit saluran irigasi.
1.4              Tujuan

1.4.1        Tujuan Umum
Tujuan umum pada perencanaan area irigasi ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pengairan persawahan tanaman agar meningkatkan produksi tanaman, selain untuk memenuhi kebutuhan tanaman, yaitu untuk perkembangan kepentingan masyarakat sekitar seperti kesehatan bagi kebutuhan air, persediaan pangan dan pengembangan bercocok tanam

1.4.2        Tujuan Khusus
Tujuan khusus pada studi ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan akan ilmu hidro melalui terjuan langsung ke lapangan, mengembangkan maupun meningkatkan sikap pribadi agar lebih baik, serta sebagai syarat untuk menyelesaikan studi.

1.5              Sistematika Penulisan Laporan

Sistematika penulisan laporan akhir adalah sebagai berikut :

1. Bab I (Pendahuluan) Bab ini berisi tentang latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan, manfaat, dan sistematika penulisan laporan akhir.

2. Bab II (Landasan Teori) Berisi tentang segala macam teori, yang akan digunakan dalam merencanakan luas area irigasi optimal.

3. Bab III (Tinjauan Umum/Organisasi Instansi/Proyek) Menguraikan gambaran secara umum proyek, meliputi peta wilayah desa Sidomukti, profil perusahaan, data teknis proyek, dan perencanaan proyek.

4. Bab IV (Pembahasan dan Pelaksanaan) Pada bab ini berisi tentang perhitungan dalam perencanaan proyek sistem jaringan irigasi beserta hasil pembahasannya.

5. Bab V (Kesimpulan dan Saran) Pada bab ini berisi tentang kesimpulan dari hasil analisa perencanaan dan jawaban yang sesuai dengan rumusan masalah. Serta saran yang akan digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan perencanaan selanjutnya.

 2. Pustaka

            2.1.1 Pengertian teknik sipil
2.1.2 Bidang hidro pada teknik sipil
2.1.3        Perencanaan saluran irigasi

3.      Metode

3.1.1        Mengumpulkan dan meneliti data yang di dapat.
3.1.2        Mengumpulkan informasi dengan bertatap muka dan berbica langsung dengan sumber yang di dapat.


Sumber : etd.repository.ugm.ac.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar